Cari Blog Ini

Senin, 25 Oktober 2010

Di Pusat Kota Para Pemimpi

Hutan ini sungguh sesak
Satu-satu aku tak mengenal
Wajahnya gelap bak malam
Tak bersinar rembulan

Batang-batang lurus menjulang
Kaku tak memuncak

Ramai para penjejak mimpi
Sepiku masih memeluk
Tambahlah asa mencekik
Turun-naikan kepalaku

Dan aku menanti hingga membusuk
Tak kunjung datang pikirku

Di kota ini
Aku memberontak pada dunia
Biarpun mati sekalian
Aku tetap menantang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar