Semua mata terpetik airnya
Membasahi pertiwi
Teriakan demi teriakan
Menyambar bagai guntur
Memecahkan bebatuan
Tarik nafas terakhir
Menghelai meniup dunia
Masuk ke liang lahat
Yang hampa dan pengap
Di datangi para hakim
Bajunya compang-camping
Kanan memegang pecut
Kiri memegang tongkat tajam
Tuhan,
Selamatkan aku!
Dari ganasnya api
Melebur menghanguskan tubuhku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar